Selasa, 25 Oktober 2011

TABLE KERUSAKAN PC


NO
JENIS KERUSAKAN
INDIKATOR
PERALATAN YANG RUSAK
KETERANGAN
1
Computer susah hidup
komputer  tidak  dapat hidup sama se kali
Karena usia pakai hardware tersebut sudah mencapai batas waktu yang di tetapkan oleh produsen power supply
POWER SUPPLY
power supply tersebut lalu dilihat apkan ada alat kapasitor yang bengkak, atau mengelembung atau juga bocor, jika ada maka gantilah komponen kapasitor tersebut dengan yang baru, dgn cara tersebut biasanya power suplly berkerja kembali sedia kala, jika tidak berhasil maka ganti power supply tersebut dengan yang baru..

2
Hardisk tersebut tidak dapat berjalan seperti sedia kala, bios tidak dapat mendeteksi hardisk, umumnya kerusakan ini disebabkan power supply yang rusak atau kualitas kurang bagus
usia pakai yang melewati batas,
- power supply yang kurang bagus,
- listrik yang tidak stabil
- tersengat petir
- mati lampu
- virus
HARDISK
Masukan cd Original windows xp ke cd rom, boot komputer melalui cd, setelah sampai kepilihan menu instal, pilih repair, ketik angka 1 untuk windows direktori, nah dari sini mulai ketikan perintah dos command:
c:\windows\cd repair
c:\windows\repair\copy system c:\windows\system32\config tekan enter
c:\windows\repair\exit tekan enter

3
Komputer Sering Hang
Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru.)
CPU
Tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
- tekan tombol restart pada CPU.
4
Mouse tidak terdeteksi oleh PC


Mouse
Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenal oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer



TABLE KERUSAKAN PC

NO
JENIS KERUSAKAN
INDIKATOR
PERALATAN YANG RUSAK
KETERANGAN
1
Computer susah hidup
komputer  tidak  dapat hidup sama se kali
Karena usia pakai hardware tersebut sudah mencapai batas waktu yang di tetapkan oleh produsen power supply
POWER SUPPLY
power supply tersebut lalu dilihat apkan ada alat kapasitor yang bengkak, atau mengelembung atau juga bocor, jika ada maka gantilah komponen kapasitor tersebut dengan yang baru, dgn cara tersebut biasanya power suplly berkerja kembali sedia kala, jika tidak berhasil maka ganti power supply tersebut dengan yang baru..

2
Hardisk tersebut tidak dapat berjalan seperti sedia kala, bios tidak dapat mendeteksi hardisk, umumnya kerusakan ini disebabkan power supply yang rusak atau kualitas kurang bagus
usia pakai yang melewati batas,
- power supply yang kurang bagus,
- listrik yang tidak stabil
- tersengat petir
- mati lampu
- virus
HARDISK
Masukan cd Original windows xp ke cd rom, boot komputer melalui cd, setelah sampai kepilihan menu instal, pilih repair, ketik angka 1 untuk windows direktori, nah dari sini mulai ketikan perintah dos command:
c:\windows\cd repair
c:\windows\repair\copy system c:\windows\system32\config tekan enter
c:\windows\repair\exit tekan enter

3
Komputer Sering Hang
Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru.)
CPU
Tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
- tekan tombol restart pada CPU.
4
Mouse tidak terdeteksi oleh PC


Mouse
Masalah yang sering terjadi pada mouse adalah mouse tidak dikenal oleh komputer. Pada saat proses booting, komputer memunculkan pesan bahwa windows tidak mendeteksi adanya mouse yang terhubung dengan komputer



Senin, 24 Oktober 2011

SEJARAH SISTEM OPERASI

     Arsitektur komputer tradisinal terdiri dari 4 komponen utama yaitu"prosesor"Memori penyimpanan "masukan"(input) dan"keluaran" (output).
model tradisional tersebut sering dikenal dengan nama arsitektiur von neumann. sang pengguna menjadi progremmer yang sekaligus merangkap menjadi oprator komputer juga bekerja di dalam ruang komputer tersebut. sistem oprasi mulai di kembangkan sejak kurang lebih 40 tahun yang lalu, yaitu:
1.Generasi ke nol (1940)
   -komponen utama tabung hampa udara;
   -sistem komputer belum menggunakan sistem oprasi;
2.Generasi pertama (1950)
   -komponen utama transistor ;
   -input pemakai punch card;
3.Generasi kedua (1960) 
  -komponen utama IC;
  -Berkembang konsep-konsep
  - Multi programing, satu prosesor mengerjakan banyak program yang ada di memori utama;
  -spooling simultaneous periperal opperation online, bertindak sebagai buffer (penyangga) saja, dan mampu menerima pesanan.
4.Generasi ketiga (1970)
  -komponen utama VLSI (very large scale integrated sircuit)
5.Generasi ke empat (1970-sekarang)
   -PC makin populer
   -di tandai dengan perkembangan sistem oprsi;
   -user inter face
    1980
   >QDOS:Tim paterson dari seattle
   >Microsoft: bill gates dari microsoft membeli lisensi QDOS
   1981
   >PC DOS: IBM meluncurkan PC DOS
    1983
   >MC DOS: Microsoft mengunakan nama MS DOS untuk OS
   >MS DOS 2.0:Versi 2.0 dari MS DOS di luncurkan pada komputer PC XT.. 1984
    1997
   >MAC OS: Untuk pertama kali nya apple memperkenalkan penggunaan nama MAC OS pada MAC OS 7.6
   2000
   >MAC OS/X: MAC OS diganti dengan mesin berbasis BSD unix dengan kemel yang disebut sebagai MAC OS/X
    1998
   >Windows 98: Web browser internet explorer menadi bagian penting dari windows 98
   >Windows 2000: Microsoft meluncurkan windows 2000 sebagai penerus windows NT
   >Windows me: Microsoft meluncurkan windows me, versi terakhir dari windows 95
    2001
   >Windows xp: microsoft memperkenalkan windows xp
    2003
   >Windows 2003 : microsoft melunjurkan windows server 2003.









SEJARAH SISTEM OPERASI


Sejarah perkembangan Sistem Operasi
Arsitektur komputer tradisional terdiri dari empat komponen utama yaitu "Prosesor", "Memori Penyimpanan", "Masukan" (Input), dan "Keluaran" (Output).
Model tradisional tersebut sering dikenal dengan nama arsitektur von Neumann. Pada saat awal, komputer berukuran sangat besar sehingga komponen-komponennya dapat memenuhi sebuah ruangan yang sangat besar. Sang pengguna -- menjadi programmer yang sekali gus merangkap menjadi menjadi operator komputer -- juga bekerja di dalam ruang komputer tersebut.
Perkembangan sistem operasi dipengaruhi oleh perkembangan hardware. Sistem operasi mulai dikembangkan sejak ±40 tahun lalu, yaitu:
1. Generasi ke-nol (1940).
-Komponen utama tabung hampa udara;
- Sistem komputer belum menggunakan sistem operasi;
-Sistem operasi komputer dilakukan secara manual melalui plugboard, dan hanya bisa digunakan untuk menghitung (+,-, dan *).
2. Generasi pertama (1950).
- Komponen utama transistor;
- Sistem operasi berfungsi terutama sebagai pengatur pergantian antar job agar waktu instalasi job berikutnya lebih efisien. Dalam masa ini muncul konsep batch system (semua job sejenis dikumpulkan jadi satu);
- Input pemakai punch card.
3. Generasi kedua (1960).
- Komponen utama IC;
- Berkembang konsep-konsep:
- Multiprogramming, satu prosesor mengerjakan banyak program yang ada di memori utama;
- Multiprosesing, satu job dikerjakan oleh banyak prosesor berguna untuk meningkatkan utilitas;
- Spooling Simultaneous Peripheral Operation On Line, bertindak sebagai buffer (penyangga) saja, dan mampu menerima pesanan meskipun belum akan dikerjakan;
- Device Indipendence, masing-masing komponen memiliki sifat yang saling berbeda (misal: tiap-tiap printer memiliki driver);
- Time Sharing atau Multitasking, sistem bagi waktu yang diberikan oleh CPU terhadap berbagai job yang sedang dijalankan.
- Real-time system, berguna sebagai kontrol bagi mesin-mesin.
4. Generasi ketiga (1970)
- Komponen utama VLSI (Very Large Scale Integrated Circuit);
- Ditandai dengan berkembangnya konsep general purpose system, sehingga sistem operasi menjadi sangat kompleks, mahal dan sulit untuk dipelajari;
5. Generasi keempat (pertengahan 1970-an hingga sekarang).
- PC makin populer;
-Ditandai dengan berkembangnya sistem operasi untuk jaringan komputer dengan tujuan: data sharing, hardware sharing, dan program sharing;
-User interface semakin user friendly tanpa harus mengorbankan unjuk kerja.
Perjalanan Sistem operasi DOS
1980
> QDOS : Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS yang dibuat dari OS
terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and Dirty Operating System) dipasarkan
oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS karena dirancang untuk prosesor Intel 8086.
>  Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS dan menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.
1981
> PC DOS : IBM meluncurkan PC DOS yang dibeli dari Microsoft untuk komputernya yang berbasis prosesor Intel 8086.

> MS DOS : Microsoft menggunakan nama MS DOS untuk OS ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM.
1983
> MS DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS DOS diluncurkan pada komputer PC XT.
1984
> MS DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10 MB.
> MS DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MSDOS 3.1 yang memberikan dukungan
untuk jaringan.

perjalanan Sistem Operasi MAC
1997
> Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan penggunaan nama Mac OS pada Mac OS 7.6.
2000
> Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel yang disebut sebagai Mac OS/X.
Perjalanan Sistem Operasi Windows.
1998
> Windows 98 : Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98 dan berhasil menumbangkan dominasi Netscape Navigator.
2000
> Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai penerus Windows NT.
> Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi terakhir dari Windows 95.
2001
> Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP.
2003
> Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003.

OPERA

Senin, 17 Oktober 2011

LANGKAH-LANGKAH OS VIA USB

Langkah untuk menginstal OS VIA USB . pertama-tama :

*Dowload software PETO USB. exe untuk memformat flashdisk

*Dowload USB PREP8 Untuk mengcopy file windows xp kedalam flashdisk


Bila kedua software sudah di dowload , lanjutkan langkah-langkah di bawah ini :


>Siapakan CD instalasi windows xp atau file ISO-nya jika belum punya file image , silahkan lihat artikel membuat ISO file dari CD /DVD windows xp
>Masukan flashdisk ke komputer/PC lalu jalankan PetoUSB ob portable . exe setelah program terbuka klik "next" muncul pilihan PetoUSB main menu lalu klik CD/USB . Kemudian pilih drive CD/DVD room yang sudah berisi windows XP CD , atau pilih "image file" lalu klik "next" .Kemudian pilih drive flashdisk , selanjutnya klik "next" .setelah itu masukan pada volume label dan file sistem pilih FAT32,klik next. Lalu klik tombol "FUNormat Now" untuk memulai prosespembuatan windows xp plashdisk . selanjutnya langkah terakhir tunggu proses format dan copy file windows sampai selesai sampai muncul complete successfully . clik ok to exit.

Minggu, 09 Oktober 2011

Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Heksadesimal


Pada kesempatan kali ini, saya ingin coba menjabarkan tahap2 sederhana proses konversi bilangan desimal, biner, oktal dan heksadesimal.
Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan 10 angka mulai 0 sampai 9 berturut2. Setelah angka 9, maka angka berikutnya adalah 10, 11, 12 dan seterusnya. Bilangan desimal disebut juga bilangan berbasis 10. Contoh penulisan bilangan desimal : 17
10. Ingat, desimal berbasis 10, maka angka 10-lah yang menjadi subscript pada penulisan bilangan desimal.

Bilangan biner
adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga disebut bilangan berbasis 2. Setiap bilangan pada bilangan biner disebut bit, dimana 1 byte = 8 bit. Contoh penulisan : 110111
2.

Bilangan oktal adalah bilangan berbasis 8, yang menggunakan angka 0 sampai 7. Contoh penulisan : 17
8.

Bilangan heksadesimal, atau bilangan heksa, atau bilangan basis 16, menggunakan 16 buah simbol, mulai dari 0 sampai 9, kemudian dilanjut dari A sampai F. Jadi, angka A sampai F merupakan simbol untuk 10 sampai 15. Contoh penulisan : C5
16.

Sebagai contoh saya langsung saja ambil sebuah contoh :

Bilangan desimal yang akan dikonversi ke biner
. Setelah itu, akan saya lakukan konversi masing2 bilangan desimal, biner, oktal dan heksadesimal.
Misalkan bilangan desimal yang ingin saya konversi adalah 25
10.
Maka langkah yang dilakukan adalah membagi tahap demi tahap angka 25
10 tersebut dengan 2, seperti berikut :
25 : 2 = 12,5
Jawaban di atas memang benar, tapi bukan tahapan yang kita inginkan. Tahapan yang tepat untuk melakukan proses konversi ini sebagai berikut :
25 : 2 = 12 sisa 1. —–> Sampai disini masih mengerti kan?
Langkah selanjutnya adalah membagi angka 12 tersebut dengan 2 lagi. Hasilnya sebagai berikut :
12 : 2 = 6 sisa 0. —–> Ingat, selalu tulis sisanya.
Proses tersebut dilanjutkan sampai angka yang hendak dibagi adalah 0, sebagai berikut :
25 : 2 = 12 sisa 1.
12 : 2 = 6 sisa 0.
6 : 2 = 3 sisa 0.
3 : 2 = 1 sisa 1.
1 : 2 = 0 sisa 1.
0 : 2 = 0 sisa 0…. (end)
Nah, setelah didapat perhitungan tadi, pertanyaan berikutnya adalah, hasil konversinya yang mana? Ya, hasil konversinya adalah urutan seluruh sisa-sisa perhitungan telah diperoleh, dimulai dari bawah ke atas.
Maka hasilnya adalah 011001
2. Angka 0 di awal tidak perlu ditulis, sehingga hasilnya menjadi 110012.

 
Blogger Templates by Wishafriend.com